Berita

Masuk Kategori A, PKP-SPM Dikdas Di KSB Berlanjut

Taliwang, – Program Pengembangan Kapasitas Penerapan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar (PKP-SPM Dikdas) yang merupakan hibah dari Uni Eropa, masih dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk tahun 2017, lantaran hasil evaluasi atas penerapan selama tahun 2016, realisasinya cukup baik dan masuk kategori A.

Penetapan masuk kategori A dan program berlanjut disampaikan Nuraini MPd selaku konsultan PKP-SPM Dikdas di KSB kepada Bupati KSB, agar bisa mendapat terus dukungan dari pemerintah. “Sudah ada surat yang menetapkan bahwa PKP SPM Dikdas di KSB masuk kategori A. Surat itu dikeluarkan direktorat jendera; pendidikan dasan dan menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bernomor 10415/D/KU/2016, perihal alokasi dana hibah PKP SPM Dikdas tahun 2017,” katanya.

Dalam kesempatan itu Nuraini juga menyampaikan, komponen yang masih butuh penguatan dalam program PKP-SPM Dikdas adalah pengawas, agar bisa lebih mendalami tentang perannya, meskipun workshop tentang pengawas itu sendiri sudah pernah dilaksanakan. “Hasil evaluasi yang ada, jika di KSB masih lemah tentang peran pengawas, jadi salah satu program yang akan dilaksanakan adalah workshop penguatan peran pengawas,” lanjutnya.

Nuraini mengakui, jika semua indikator SPM Dikdas harus dipahami oleh seluruh komponen pelaku pendidikan, terlebih indikator yang mengatur secara langsung tugas, baik itu indikator tentang penghitungan jumlah guru dengan sekolah, indikator bahwa kepsek harus melakukan supervisi kelas dan memberikan umpan balik kepada guru selama dua kali dalam setiap semester/

Sementara Bupati KSB, Dr Ir H W Musyafirin MM menegaskan, percepatan pemenuhan SPM Dikdas menjadi semangat besar pemerintah KSB, sehingga merasa senang dengan adanya keputusan masuk kategori A, apalagi dari kategori itu, bisa kembali melanjutkan program PKP SPM Dikdas. “Saya minta penguatan kapasitas para pelaku dunia pendidikan bisa dimaksimalkan dengan adanya anggaran hibah tersebut,” tandasnya.

Pemenuhan SPM menjadi tugas semua pihak. Baik itu pemerintah, dewan pendidikan, forum komite dan kepsek, bersama-sama mewujudkan SPM pendidikan yang memadai. Akses pendidikan di KSB menurut bupati masih jauh lebih baik dibanding akses pendidikan di daerah lain. “Pemerintah KSB untuk tahun 2017 ini, telah menyiapkan anggaran yang akan dipergunakan untuk pembangunan sarana pendidikan sekitar Rp. 34 miliar. Hal itu sebagai upaya untuk menyamaratan kebutuhan bangunan beserta fasilitas pendukung pada seluruh sekolah,” lanjutnya.

Dikesempatan itu H Pirin juga menegaskan, besar keinginannya, sekolah yang berada didaerah jauh dari kota, tidak ada bedanya dengan sekolah yang berada di dalam kota, baik itu fasilitas pendukung pendidikan, bangunan sekolah, termasuk kompetensi dari guru itu sendiri. “Sekarang ini, orang tua lebih memilih sekolah yang berada dalam kota, lantaran dianggap fasilitas pendidikan tercukupi, namun hal itu tidak akan terjadi lagi, karena pemerintah sangat serius menyiapkan anggaran pendidikan,” timpalnya. **

Alamat Kami

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Kabupaten Sumbawa Barat

Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah KTC 
Jl. Bung Karno Taliwang Sumbawa Barat NTB, 84355

Sahabat Media Pendidikan

Pengunjung

Hari ini : 17

Kemarin : 23

Minggu ini : 95

Bulan ini : 368

Semuanya : 1747

Hak Cipta © Tim ICT Dinas Dikpora Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2017.