Berita

Dinas Dikbudpora KSB Siapkan Mutasi Guru

Taliwang (Suara NTB) – Mutasi di kalangan guru akan segera dilaksanakan. Dinas Dikbudpora Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyatakan, saat ini pihaknya masih menggodok rencana penempatan guru berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan guru di seluruh sekolah untuk tiap tingkatan.

“Untuk mutasi guru masih sedang berproses dan belum kita naikkan (ke bupati),” kata kepala Dinas Dikbudpora KSB, Drs. Mukhlis, M.Si kepada Suara NTB, Jumat, 14 Oktober 2016.

Diakuinya, persiapan mutasi guru kali ini digodok secara menyeluruh. Mulai dari guru TK, SD dan SMP yang tersebar di delapan kecamatan. Mutasi tenaga pendidik ini terhitung yang terbesar karena sekaligus dalam rangka distribusi guru ke sekolah menyesuaikan dengan hasil pemetaan kebutuhan guru di setiap sekolah. “Jadi rotasi guru ini sekaligus kita juga melakukan penataan kebutuhan guru,” sebutnya.

Menurut Mukhlis, kebutuhan guru sekolah di KSB sejauh ini relatif tercukupi. Hanya saja jika di lihat untuk guru mata pelajaran, pada beberapa mata pelajaran masih terjadi kekurangan. Dari hasil pendataan dinas, beberapa guru mata pelajaran yang masih kurang di antaranya, guru mata pelajaran agama, kesenian dan guru olahraga. “Kekurangan untuk guru mata pelajaran ini terutama di sekolah jenjang SMP,” ujarnya seraya menambahkan untuk menutupi kebutuhan guru mata pelajaran itu, selama ini sekolah mengandalkan guru-guru PTT (pegawai tidak tetap).

“Kehadiran PTT memang sangat membantu karena yang kurang-kurang itu dapat ditutupi sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah,” sambung Mukhlis.

Selanjutnya ia menyebutkan, kajian lebih mendalam kini tengah dilakukan pihaknya terkait pendistribusian guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) pada sekolah TK. Baru-baru ini jumlah TK negeri di KSB bertambah menjadi 28 unit sekolah dan untuk mengisi kebutuhan tenaga pengajarnya seluruh guru ASN akan ditarik dan selanjutnya didistribusikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah.

“Setiap sekolah nanti akan kita lakukan pemerataan, dan setiap sekolah tidak akan sama jumlah gurunya karena perhitungannya harus disesuaikan dengan rombel (rombongan belajar) yang ada di sekolah tersebut,” sebut Mukhlis.

Diakuinya dengan 112 guru ASN khusus TK yang saat ini ada belum mencukupi kebutuhan sekolah. Namun demikian, pihaknya optimis kegiatan belajar mengajar akan tetap berlangsung lancar di tiap sekolah. “Kalau memang kekurangan, kita masih bisa andalkan guru PTT. Toh juga selama ini sebelum di negerikan, sekolah-sekolah itu tetap bisa berjalan baik,” imbuhnya. (bug)

sumber: suarantb.com

Alamat Kami

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Kabupaten Sumbawa Barat

Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah KTC 
Jl. Bung Karno Taliwang Sumbawa Barat NTB, 84355

Sahabat Media Pendidikan

Pengunjung

Hari ini : 17

Kemarin : 23

Minggu ini : 95

Bulan ini : 368

Semuanya : 1747

Hak Cipta © Tim ICT Dinas Dikpora Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2017.