Dasar Pembentukan

Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Nomor 11 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat
Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2016 Nomor 11); Dan Peraturan Bupati Kabupaten Sumbawa Barat dan Nomor : 22 Tahun 2017 Tentang Rincian Tugas , Fungsi dan Tata Kerja Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumbawa Barat

Kedudukan

Dinas Pendidikan Dasar merupakan unsur pelaksana Pemerintah Daerah di bidang Pendidikan yang dipimpin oleh Kepala Dinas dan berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

Tugas Pokok

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumbawa Barat mempunyai tugas melaksanakan urusan rumah tangga Pemerintah daerah dan tugas pembantuan di bidang pendidikan.

Fungsi

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumbawa Barat dalam melaksanakan tugasnya mempunyai fungsi :

  1. perumusan kebijakan teknis di bidang pendidikan pemuda dan olahraga;
  2. pelaksanaan kebijakan teknis di bidang pendidikan pemuda dan olahraga;
  3. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas di bidang pendidikan pemuda dan olahraga;
  4. pelaksanaan administrasi dinas sesuai dengan lingkup tugasnya;
  5. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya;

Tujuan

Tujuan yang akan dicapai Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumbawa Barat Sebagai berikut :

  1. Meningkatkan kualitas sumberdaya tenaga kependidikan yang profesional
  2. Mewujudkan adannya pengelolaan dana yang efektif efisien, transparan serta memiliki akuntabilitas publik yang tinggi pada setiap lembaga kegiatan
  3. Mewujudkan adanya output pendidikan yang berkualitas yang memiliki akhlak mulia kecerdasan, keunggulan, kemandirian serta kompetitif
  4. Melaksanakan inovasi pembelajaran dengan multi media serta multi metode, menuju terlaksananya sistem pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kreatifitas siswa
  5. Mewujudkan pelayanan prima semua lembaga pendidikan dengan pendekatan kepuasan masyarakat
  6. Meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan swasta terhadap pembangunan pendidikan dengan perilaku, partisipasi secara proporsional menuju terciptanya paradigma pendidikan.

Sasaran

Dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumbawa Barat mengacu pada 3 ( tiga ) pilar Kebijakan Pembangunan Pendidikan Nasional :

  1. Pemerataan dan perluasan akses
  2. Peningkatan mutu, relevansi dan daya saing
  3. Penguatan tata kelola , akuntabilitas dan penciptaan citra publik.
  • Terlaksananya manajemen keuangan yang efektif efisien , serta memiliki akuntabilitas publik yang tinggi di semua lembaga pendidikan;
  • Terwujudnya output pendidikan yang memiliki akhlak mulia kecerdasan, keunggulan, kemandirian serta kompetitif di pasar global;
  • Terwujudnya sarana prasarana pendidikan, pemuda dan olahraga yang sesuai dengan standar pelayanan minimal;
  • Terlaksananya sistem pembelajaran yang efektif dengan memenfaatkan multimedia serta multi metode, serta inovasi – inovasi baru di bidang pendidikan;
  • Terwujudnya pelayanan prima di semua lembaga pendidikan dengan mengutamakan pelayanan masyarakat;
  • Terlibatnya swasta serta masyarakat dalam pengambilan kebijakan pelaksanaan pengawasan di bidang pendidikan menuju paradigma baru pendidikan.

Kebijakan

  1. Melakukan pengembangan dan pemantapan sistem pendidikan mengacu pada otonomi pendidikan;
  2. Meningkatkan kemampuan akademik dan profesional serta kesejahteraan tenaga pendidikan;
  3. Melindungi pemuda dari bahaya distruktif ( Napza );
  4. Mempertajam konsep pendidikan umum maupun pendidikan kejuruan ;

Program

  1. Meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan pelatihan dan kesempatan belajar ;
  2. Meningkatkan mutu lulusan pendidikan yang memiliki kemampuan kognitif, efektif dan psikiomotorik secara seimbang ;
  3. Efisiensi dan efektifitas penggunaan dana baik yang berasal dari masyarakat maupun dari pemerintah dengan pengelolaan secara trasnparan dan meiliki akuntabilitas publik yang tinggi ;
  4. Melaksanakan restrukturisasi da rasionalisasi untuk mewujudkan standar pelayanan minimal di bidang pendidikan ;
  5. Mengembangkan kurikulum baik nasional maupun unggulan daerah yang berorientasi pada ketrampilan untuk hidup ( life Skill ) ;
  6. Meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pendidikan kebudayaan serta pembinaan generasi muda dan olah raga melalui school based managemen serta community based education ;
  7. Mengembangkan kerjasama kemitraan kepada swasta, dunia usaha dan industri, organisasi kemasyarakatan dan lain – lain dalam upaya mewujudkan output pendidikan yang berkualitas.